Istilah / Istilah Psikologi

Barnum Effect

barnum-effect

Apakah Anda percaya ramalan bintang? Apakah Anda pernah mengikuti sebuah tes kepribadian dan merasa bahwa hasil dari tes tersebut sesuai dengan Anda? Mungkin saja Anda terkena efek forer atau lebih dikenal sebagai efek Barnum. Apa itu efek Barnum?

            Efek Barnum merupakan fenomena psikologi ketika orang menerima interpretasi umum dari kepribadian (profil barnum) sebagai deskripsi akurat dari kepribadian uniknya. Efek Barnum merupakan fenomena saat orang memiliki kecenderungan menerima pernyataan-pernyataan ambigu, samar-samar, dan umum sebagai deskripsi akurat atas kepribadiannya sendiri (Dickson & Kelly, 1985).

Sejarah Efek Barnum

            Efek Barnum dinamai berdasarkan nama pemain sirkus terkenal, P.T Barnum, yang hidup di tahun 1800-an. Selain sebagai pemain sirkus, P.T Barnum mendirikan kelompok sirkusnya sendiri yang diberi nama Barnum & Bailey Circus. P. T Barnum juga merupakan seorang pengusaha, politisi, dan seorang penulis buku. Di balik beberapa profesinya, Barnum dikenal sebagai seorang pembuat hoax. Hoax ciptaannya yang paling terkenal adalah Fiji Mermaid (makhluk dengan kepala monyet dan ekor ikan) dan Tom Tumb (kurcaci- manusia terkecil yang berjalan sendiri).

           Istilah efek Barnum pertama kali digunakan oleh Psikolog Amerika, Paul Meehl, pada tahun 1956. Meehl menghubungkan tes psikologis yang masih samar–namun menuai banyak kesuksesan–dengan tokoh Barnum yang sering membuat hoax.

Efek Barnum, Tes Psikologi, dan Ramalan

            Ada beberapa alasan sebuah tes psikologi dianggap sangat akurat dan sesuai dengan kepribadian orang yang menjalani tes. Salah satunya karena umpan balik yang diberikan di dalam tes sangatlah umum sehingga hampir tidak ada alasan bagi orang untuk tidak setuju. Penyataan yang digunakan mencakup dua dimensi yang berlawanan, seperti “Kamu merasa bahwa dirimu pintar, namun terkadang kamu merasa dirimu bodoh!”. Tentu saja hampir semua orang setuju dengan pernyataan ini.

            Selain dalam tes psikologi, ramalan juga sangat terkait dengan adanya efek Barnum. Orang mempercayai ramalan karena ramalan dianggap sebagai sesuatu yang menenangkan dan memberikan prediksi yang cukup pasti mengenai masa depan. Pembaca akan merasa ramalan tersebut benar apabila ramalan yang diberikan cukup luas dan umum dialami oleh kebanyakan orang. Alasan yang lain adalah dengan membaca ramalan, manusia tersugesti untuk membuat ramalan tersebut menjadi kenyataan. Misalnya, apabila sebuah ramalan mengatakan “Hari ini adalah hari keberuntunganmu!”. Dengan demikian, secara tidak sadar manusia akan mempersepsi hal apapun sebagai ‘keberuntungannya’.

Meminimalisir Dampak Efek Barnum

            Masyarakat perlu belajar untuk berpikir skeptis (tidak mudah percaya begitu saja) dalam menyikapi tes kepribadian, ramalan, maupun hal lain yang berpotensi mengandung efek Barnum. Masyarakat harus berhati-hati dalam menggeneralisasikan hasil ramalan maupun tes psikologi. Karena tidak semua ramalan dan tes psikologi benar-benar cocok untuk sifat unik individu, ada baiknya individu menggunakan tes yang direkomendasikan secara personal oleh ahli di bidangnya. Dengan begitu, masyarakat akan terhindar dari atribusi yang kurang tepat mengenai dirinya sendiri. [Hika]

Sumber:

Dickson, D.H., & Kelly, I. W. (1985). The Barnum Effect in Personality Assessmet: A Review of the Literature. Psychological Reports. 57, 367-382.

Susan Krauss Whitbourne, Ph.D; 2010; When it comes to personality test, dose scepticism is good thing; https://www.psychologytoday.com/blog/fulfillment-any-age/201008/when-it-comes-personality-tests-dose-skepticism-is-good-thing. Diakses tanggal 28 April 2016.

.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s